SUTERA ALAM
Budidaya Murbei dan Sutera Alam
Budidaya sutera alam merupakan aneka usaha agrobisnis yang bisa rneningkatkan produktivitas, meningkatkan sumber daya manusia local serta upaya mempertahankan sidementasi dan konservasi. Di Jawa Barat budi daya sutera alam ini tersebar di beberapa kabupaten diantaranya Garut, Bandung, Cianjur, Sukabumi, dan Tasikmalaya. Budi daya sutera alam merupakan salah satu mata rantai kegiatan yang cukup panjang dimana kegiatan tersebut meliputi; Penanaman bibit murbei, pembibitan ulat sutera dan pemeliharaannya sampai proses kokon, pemintalan dan penenunan.
Kegiatan penanaman murbei yang dapat dipandang sebagai suatu proses usaha tani yaitu proses penggunaan faktor-faktor produksi yang ditujukan bagi perolehan hasil produk pertanian berupa
daun murbei yang akan dipergunakan sebagai pakan ulat. maka perlu diperhatikan teknik budidaya murbai tersebut mulai dari Jenis tanaman. cara penanaman, cara pengendalian hama dan penyakit, pemeliharaan, pemangkasan, dan pemanenan daun agar memperoleh daun murbai yang diinginkan.
Pemeliharaan Ulat Sutera
Sebagaimana halnya kelompok serangga, ulat sutera dalam kehidupannya terbagi kedalam beberapa stadium, namun pada umumnya diklasifikasikan sebagai ulat kecil sampai dengan ulat besar. Untuk menjamin pertumbuhan ulat tersebut harus diperhatikan sesuai dengan kelompoknya, karena sangat riskan terhadap kelembaban, serangan penyakit, dan lain-lain.
Hasil Produksi Dan kegunaannya
Dalam budidaya sutera alam apabila sudah mencapai kokon. maka proses produksi selanjutnya adalah pembuatan benang dan penenunan sampai menjadi kain sutera.
Senin, 21 April 2008
Langganan:
Komentar (Atom)
